26Mar

4 cara menghadapi pelanggan yang suka ngutang

Yang namanya jualan, pasti inginnya untung kan? Tapi hal itu gak akan terjadi kalau pelangganmu banyak yang suka ngutang. Bukannya untung yang ada malah buntung!
Nah, biar kamu gak buntung terus menerus, gimana kalau kamu ikuti saran-saran berikut ini: 

  • Buat aturan tertulis
    Langkah pertama sebagai pencegahan adalah dengan membuat aturan tertulis. Tulis atau print di secarik kertas dengan kalimat “MAAF, TIDAK MENERIMA HUTANG“. Pelanggan yang memiliki rasa malu biasanya tidak akan berani untuk meminta hutang. Jika pelanggan masih nekat, ikuti saran kedua. 

  • Berani bilang tidak
    Memang, terkadang suka gak enak hati untuk bicara terus terang ke pelanggan yang ingin ngutang. Mungkin karena yang suka ngutang adalah tetangga dekat atau kerabatmu sendiri. Tetap saja, kamu harus berani bilang tidak! Berikan pengertian pada mereka. Katakan saja secara baik-baik bahwa kamu mengandalkan penghasilan dari usaha warung dan kamu akan kesulitan memutar modal jika tidak ada pemasukan. 

  • Berikan alternatif barang yang lebih murah
    Jika memungkinkan, coba tawarkan barang sejenis yang lebih murah agar pelanggan sanggup membelinya. Sediakan barang dengan ukuran lebih kecil agar harganya lebih terjangkau. Seperti contohnya jual gula, tepung, dan minyak dengan ukuran berat yang berbeda.
     
  • Catat dan tagih hutang sebelumnya
    Buat yang sudah terlanjur kasih hutang ke pelanggan, kamu wajib catat setiap transaksinya. Tentukan waktu pembayaran dan tagih hutangnya saat jatuh tempo. Sebaiknya jangan berikan lagi tambahan hutang jika hutang sebelumnya belum dilunasi. 

Menghadapi pelanggan yang suka ngutang adalah salah satu resiko dalam berjualan. Jika kamu menghadapinya secara cermat, maka kamu bisa terhindar dari resiko kehabisan modal.
Tetap semangat ya jualannya 🙂