26Feb

5 Peluang Usaha di Kampung yang Menjanjikan (Simak yuk!)

Banyak yang bilang kalau hidup di kota lebih baik karena lebih banyak tempat untuk mencari penghasilan. Beda kalau tinggal di kampung atau di desa. Karena, mencari pekerjaan di kampung memang susah-susah-gampang, gak seperti di kota yang banyak perusahaan besar yang membuka lowongan untuk menjadi karyawan

Tapi jangan salah gengs! Walaupun tinggal di kampung atau desa, kamu juga bisa mendulang banyak penghasilan lho! Gak melulu harus jadi karyawan, buka usaha di kampung juga bisa dilakukan. Nah, ini dia 5 peluang usaha di kampung yang tokcer dan menjanjikan:

 

1. Usaha kuliner bisa menjanjikan lho!

Bisnis kuliner merupakan bisnis yang gak ada matinya! Mau di desa atau di kota, bisnis kuliner selalu gak ketinggalan zaman. Meski katanya masyarakat desa memiliki daya beli yang cenderung lebih rendah, tapi gak ada salahnya kalau kamu mau mencoba bisnis yang satu ini.

Tapi, sebelum memulai usaha ini, kamu harus memiliki persiapan dulu. Persiapan yang kamu butuhkan ialah menentukan makanan apa yang akan dijual, permintaan masyarakat di sekitar kamu, daya beli masyarakat, dan sebagainya. Bukalah usaha kuliner yang kira-kira diminati dan mampu dibeli oleh masyarakat. Banyak kok produk kuliner yang dijual seperti nasi uduk, kue, gorengan, atau warteg sederhana yang punya nilai unik dibanding warung lainnya.

 

2. Mumpung suasana di kampung mendukung, ternak ayam kampung bisa meraup untung

Biasanya, orang-orang lebih cenderung memilih untuk beternak ayam petelur, ayam potong, atau daging. Tapi siapa yang nyangka, kalau ternak ayam kampung saat ini bisa menjadi peluang usaha yang menguntungkan sob!

Nih bayangin aja, permintaan ayam kampung sekarang ini hanya terpenuhi sekitar 25-30%. Tiga tahun yang lalu, permintaan di wilayah Jakarta, Depok, Tangerang, dan Bekasi bisa mencapai 200 ribu ekor per hari sedangkan, para peternak hanya mampu memasok 35 ribu ekor dalam sehari. Nah, di sini kamu ada celah sebagai pemasok ayam kampung.

Untuk memulai usaha ayam kampung, kamu gak usah keburu nafsu dengan membeli ratusan anakan ayam kampung dulu. Perhatikan dulu dua jenis sistem ternak ayam kampung berikut:

 

3. Sistem Umbaran

Ternak ayam kampung dengan sistem umbaran banyak banget dilakukan di masyarakat pedesaan. Kalau kamu beternak dengan sistem ini, kamu gak perlu repot-repot dengan manajemen pakan dan kandang. Kamu cukup menyediakan kandang yang sederhana untuk tempat berteduh dan beristirahat bagi ayam-ayam ini. Kamu juga gak perlu pusing soal pakan mereka karena ayam jauh lebih jago mencari makanan saat dilepas.

Tapi, sistem umbaran ini memiliki kelemahan tersendiri yaitu, produktivitas ayam tidak terkontrol. Belum lagi kalau di tempatmu ada musang jahat yang berkeliaran dan siap menerkam ayam-ayammu. Pastinya ini akan menjadi masalah bagi ternakmu.

 

4. Sistem Semi Intensif

Ada banyak tipe kandang untuk beternak dengan sistem semi intensif. Beberapa tipe tadi di antaranya ialah tipe postal, tipe baterai, dan tipe pekarangan. Kalau kamu punya halaman rumah yang luas dan modal yang cukup banyak, bisa banget untuk beternak dengan sistem semi intensif dengan tipe pekarangan. Soalnya, pembuatan kandang dengan tipe pekarangan tidak begitu mahal. Selain itu, model ternak seperti ini bisa lebih mudah mengontrol pakan ayam dan dan melindungi ayam dari musang.

 

5. Buka rental PlayStation di desa masih laris manis

Hehehe kamu pasti bingung melihat peluang usaha ini masuk ke dalam daftar peluang usaha di kampung yang menjanjikan. Memang sih, PlayStation (PS) dianggap sebagai biang kerok yang menjadi penyebab anak-anak malas belajar dan pemborosan. Inilah yang bikin orang sedikit enggan membuka bisnis ini. Tapi, karena jarang orang yang mau membuka usaha rental PS, maka ini bisa jadi peluang untukmu. Soal permasalahan mengenai rental PS ini, kamu bisa mengakalinya dengan membuat sejumlah peraturan seperti melarang anak berseragam sekolah masuk rental, tidak memperbolehkan anak-anak bermain di jam sekolah, tutup di saat jadwal mengaji, atau menerapkan jam malam bagi anak-anak di bawah umur. Sehingga, rental PS kamu gak diamuk oleh warga setempat. Hihi.

 

6. Jual jasa bimbingan belajar bisa dilakukan

Jasa bimbingan belajar (bimbel) di kampung belum begitu populer. Maka dari itu, gak ada salahnya kamu coba membuka usaha jasa bimbel di lingkunganmu. Kamu perlu menggandeng temanmu yang memiliki latar belakang pendidikan sebagai pengajar. Jadinya, usaha kamu juga akan terlihat lebih profesional dengan tenaga pengajar yang profesional juga. Bisnis ini juga bisa memiliki prospek yang bagus dan membuat masyarakat di lingkunganmu lebih peduli dengan pendidikan. Tapi, kamu juga perlu menyesuaikan tarif dengan kemampuan masyarakat sekitar ya!

 

7. Bisnis online di desa? Kenapa enggak?

Kata siapa dunia online gak bisa merambah ke desa-desa? Justru, karena masyarakat desa belum akrab dengan internet, kamu bisa mulai dengan berbisnis online di sini. Banyak banget aplikasi yang bisa kamu manfaatkan untuk berjualan. Salah satunya dengan aplikasi GrabKios! Kamu bisa jual apa aja pakai aplikasi ini. Mulai dari jualan pulsa, bayar semua jenis tagihan, jual produk elektronik, sampai sembako juga bisa. Kamu juga bisa bantu masyarakat untuk mendaftar jadi Mitra Pengemudi Grab. Jangan khawatir, harga di GrabKios juga gak mahal kok. Harga pulsanya aja berani diadu di seluruh Indonesia! Wah, dijamin laris deh kalau jualan pake GrabKios di kampung kamu.

Segitu dulu ide bisnis di kampung kali ini. Kamu punya ide bisnis lain yang bisa dilakukan di kampungmu? Atau kamu punya tips n’ trick berbisnis di lingkungan pedesaan? Ayo share pengalaman dan cerita kamu di kolom komentar ya!

 

Sampai jumpa di artikel selanjutnya! Bye bye!

 

Sumber: www.bagikeunlagi.com/usaha-di-desa/

Diskon hingga 50%
Spesial untuk Mitra Baru

DAFTAR SEKARANG!
Diskon hingga 50%, Spesial untuk Mitra Baru DAFTAR SEKARANG!