15Feb

3 Langkah Mudah Cara Daftar Youtubers

Belakangan ini social media sudah menjadi kebutuhan khusus bagi setiap kalangan masyarakat, tidak peduli umur maupun kelompok sosial tertentu. Salah satu media sosial yang banyak digunakan adalah YouTube. YouTube adalah media sosial yang berisi video-video menarik dengan konten yang unik hasil dari pemikiran kreatif para user-nya. Masyarakat khususnya anak muda beramai-ramai membuat channel YouTube agar dapat terkenal dan mendapat keuntungan tersendiri. Ya, selain sebagai ajang untuk menyalurkan kreativitas dan bakat, YouTube juga dapat menjadi ladang penghasilan bagi para penggunanya. YouTube akan memberikan penghargaan berupa sejumlah uang atau benda berharga lainnya untuk video yang banyak ditonton dan diminati oleh pengguna YouTube lainnya.

Keuntungan tersebut beserta kebebasan untuk berekspresi membuat banyak orang ingin menjadi seorang YouTuber. Apa itu YouTuber? Sebenarnya orang yang memiliki akun YouTube dan menggunakan media sosial tersebut dapat dikatakan sebagai seorang YouTuber. Tetapi, saat ini image YouTuber lekat pada orang yang memiliki akun YouTube untuk membuat channel-nya sendiri dengan menghadirkan konten-konten tertentu dalam bentuk video. Selain menjadi terkenal, YouTube juga memberikan penghargaan bagi YouTuber yang telah mencapai jumlah subscriber tertentu. Subscriber merupakan para pengikut channel tersebut yang ingin menonton konten-konten yang disuguhkan tanpa terlewat. Semakin banyak jumlah subscriber, semakin besar pula penghargaan yang akan diberikan oleh pihak YouTube. Subscriber ini lah yang menjadi motivasi para YouTuber untuk membuat konten-konten berkualitas.

Faktor pendorong seseorang untuk menjadi YouTuber.
Menjadi YouTuber memang tidak semudah yang terlihat. Banyak halangan dan tantangan yang dihadapi para YouTuber dalam membesarkan channelnya. Tidak sedikit YouTuber yang akhirnya menyerah dan menghentikan pembuatan konten baru atau bahkan menutup channelnya. Tantangan itu bisa berupa jumlah subscriber yang tak kunjung naik, video yang sepi pengunjung atau serangan dari pada haters. Meski demikian, tantangan demi tantangan tersebut tidak menyurutkan niat para anak muda untuk menyalurkan minat dan bakatnya menjadi seorang YouTuber baru. Beberapa faktor menjadi pendorong yang membuat seseorang ingin menjadi YouTuber, faktor-faktor tersebut seperti:

  • Keinginan untuk menyalurkan hobby
    Banyak orang yang memiliki hobi-hobi unik dan ingin menyalurkannya hingga dapat dilihat oleh orang lain. Dengan demikian, ia bisa berbagi pengetahuan seputar hobi tersebut dengan orang-orang yang menonton kontennya. Banyak YouTuber yang memulai channel-nya dengan latar belakang hobi yang ingin disalurkan. Para subscriber-nya pun merupakan orang-orang yang memiliki hobi serupa.
  • Berbagi ilmu pengetahuan
    Tak sedikit konten-konten YouTube yang berisi tentang ilmu pengetahuan dan sains. Banyak YouTuber yang membuat konten untuk berbagi ilmu kepada para subscriber-nya. Konten-konten tersebut mengemas ilmu pengetahuan menjadi suatu konten unik sehingga membuat para penontonnya belajar dengan cara yang sangat menghibur.
  • Sumber penghasilan
    Alasan yang satu ini mungkin menjadi alasan yang paling umum dari setiap YouTuber dalam membuat konten-kontennya. Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, YouTube memiliki penghargaan tersendiri bagi para YouTuber yang mencapai jumlah subscriber tertentu, view tertentu, hingga jumlah komentar tertentu. Penghargaan tersebut bisa menjadi sumber penghasilan bagi sang creator. Ditambah lagi dengan banyaknya tawaran iklan yang ingin dimuat dalam video jika konten tersebut banyak diminati. Banyak YouTuber yang sukses dari konten-konten buatannya dan menjadi inspirasi bagi para YouTuber lainnya untuk mulai membuat channel dengan konten unik kreasi mereka.
  • Sarana pemasaran
    Masih erat kaitannya dengan poin sebelumnya, seorang YouTuber yang sudah memiliki channel yang besar umumnya akan membuka bisnis baru seperti membuat merchandise berupa baju atau aksesoris lainnya yang akan diiklankan melalui video-video mereka. Para penggemar setia channel tersebut akan senantiasa membeli barang-barang yang dijual. Jadi semakin besar sebuah channel, semakin banyak penghasilan yang bisa diperoleh.

Melihat faktor-faktor diatas, tak heran jika Anda pun menjadi tertarik untuk membuat konten di YouTube. Tak heran pula jika banyak YouTuber yang akhirnya sukses dengan kontennya sehingga bisa membeli rumah, mobil, dan benda-benda mewah lainnya. Bagaimana, Anda sudah tertarik untuk menjadi seorang YouTuber?

Langkah awal menjadi YouTuber
Menjadi YouTuber memang bukanlah hal yang mudah. Sebagai YouTuber baru, ada beberapa langkah yang bisa Anda ikuti, yakni sebagai berikut:

  1. Tentukan tema chanel yang akan Anda buat.
    Sebuah channel seharusnya memiliki tema agar konten-konten yang disajikan jelas dan netizen tidak ragu untuk menjadi subscriber Anda. Jika sebuah channel sudah memiliki tema, konten yang dibuat akan terarah sehingga jauh dari kesan asal-asalan. Beberapa tema konten berikut bisa Anda coba:

      • Tutorial hijab atau make up
        Hijab merupakan tren fashion yang kini mulai banyak digemari. Hijab memiliki beberapa jenis, dan para hijaber pemula umumnya bingung dengan hal tersebut. Jika Anda memiliki pengetahuan lebih tentang hijab, Anda bisa berbagi ilmu dengan membuat video tutorial cara memakai hijab untuk berbagai keperluan. Hal yang sama berlaku juga dengan make up. Tutorial make up banyak digemari oleh para kaum hawa sebagai inspirasi penampilan mereka sehari-hari.
    • Video Game
      Bagi para gamer, Anda bisa menyalurkan hobi Anda dalam bermain game. Anda bisa menunjukan kehebatan Anda dalam bermain dengan merekamnya dan mengupload di YouTube. Selain itu, Anda juga bisa berbagi pengalaman dan pengetahuan bagi sesama gamer lainnya.
    • Wisata Kuliner
      Konten yang satu ini juga tak kalah banyak peminatnya. Membuat konten sekaligus berjalan-jalan dan mencicipi berbagai kuliner unik pastinya terdengar menyenangkan untuk dilakukan. Konten seperti ini juga bisa menjadi ajang promosi jajanan-jajanan lokal, jadi banyak dampak positif yang akan didapatkan.
    • Cover lagu
      Punya bakat dalam bidang musik? Jangan hanya dipendam. Anda bisa membuat konten yang berisi rekaman lagu-lagu yang Anda nyanyikan. Jika banyak yang suka, bukan mustahil kalau lagu Anda bisa menjadi viral dan terkenal. Bakat pun bisa semakin berkembang melalui konten seperti ini.
    • Berbagi ilmu
      Salah satu kategori video dalam YouTube adalah ilmu pengetahuan atau sains. Anda bisa membuat konten tersebut seperti mempraktekkan percobaan-percobaan sains yang aman beserta penjelasannya, atau tutorial membuat kerajinan seni untuk memberi inspirasi kreatif kepada para pengunjung channel Anda.
  2. Buatlah video
    Tentu saja sebagai seorang YouTuber Anda harus menyajikan konten yang Anda buat dalam bentuk video. Untuk membuat video Anda memerlukan peralatan pendukung seperti kamera, fasilitas untuk edit video, microphone, dan lain sebagainya. Sebagai pemula, Anda bisa memakai peralatan sederhana seperti kamera ponsel. Hanya saja memerlukan fasilitas pendukung seperti ruangan yang cerah dengan situasi tenang agar gambar bisa jernih. Setelah konten yang Anda buat cukup sukses, barulah peralatan lain yang lebih canggih dapat dibeli agar channel Anda mengalami kemajuan dalam kualitas videonya.
  3. Unggah video Anda
    Langkah terakhir tentu saja mengunggah video yang Anda buat. Setelah proses unggah selesai, selanjutnya tinggal menunggu video Anda banyak dikunjungi dan diberikan komentar. Agar konten tersebut memiliki banyak pengunjung, Anda bisa menyebarkannya melalui akun social media Anda lainnya guna memperluas jaringan subscriber. Harus Anda perhatikan pula bahwa video yang diunduh akan terus menjadi jejak digital yang tak hilang, jadi perhatikan baik-baik konten yang Anda buat.

Setelah mengikuti langkah dasar diatas, Anda telah resmi menjadi seorang YouTuber. Selanjutnya tinggal berusaha dengan gigih untuk membuat konten-konten menarik agar channel Anda tetap hidup dan semakin terkenal

Larangan dalam YouTube.
Setelah menjadi YouTuber, sebaiknya Anda jangan lupa untuk memperhatikan beberapa kebijakan dari YouTube. YouTube memiliki kebijakan tersendiri mengenai jenis video apa saja yang tidak boleh di-upload. Jadi jika Anda tidak ingin video anda dihapus secara sepihak oleh YouTube, sebaiknya Anda menghindari konten-konten sebagai berikut:

  • Re-upload konten/film/music video.
    Setiap sebuah karya cipta pastinya memiliki hak paten dan menyebarkannya secara luas tanpa izin dari pemilik asli karya tersebut adalah hal yang ilegal. Jika video Anda merupakan video re-upload yang tidak memiliki izin, YouTube akan mengenakan sanksi hak cipta berupa penghapusan video tersebut secara sepihak.
  • Menampilkan sesuatu yang tidak pantas
    Sesuatu yang tidak pantas disini meliputi unsur-unsur SARA, asusila, dan kekerasan. Selain itu video yang menampilkan konten mengerikan seperti mayat yang tidak di sensor, adegan kekerasan, atau benda-benda mengerikan lainnya secara gamblang. Video seperti itu otomatis akan langsung dihapus oleh pihak YouTube jika banyak yang melaporkannya. Bahkan, tak menutup kemungkinan Anda juga bisa terjerat kasus hukum jika konten yang Anda sajikan terlalu sensitif dan merugikan pihak tertentu.
  • Berita hoax dan propaganda
    Untuk konten yang satu ini memang masih banyak ditemui di YouTube, pasalnya konten seperti ini biasanya menghasilkan banyak persepsi dan YouTube hanya melakukan penyaringan melalui laporan-laporan dari para YouTuber. Meski demikian, sebaiknya Anda menghindari membuat konten hoax dan propaganda yang sifatnya merugikan dan dapat memecah belah golongan tertentu.
  • Konten yang bertentangan dengan UU ITE
    Sebenarnya larangan dalam UU ITE telah disebutkan diatas, tetapi ada beberapa larangan lainnya seperti penyebaran identitas seseorang untuk keperluan apapun. Jadi, meskipun Anda menyebarkan hal pribadi seseorang hanya untuk tujuan bercanda, jika orang tersebut menuntut, Anda akan terkena kasus hukum sesuai dengan UU ITE. Jadi berhati-hatilah dalam membuat sebuah konten dan hindari hal-hal sensitif yang dapat memicu persepsi negatif.

Jadilah YouTuber yang baik dengan menghindari larangan-larangan tersebut dalam pembuatan konten. Masih banyak ide-ide positif dan bermanfaat lainnya untuk dijadikan konten agar terhindar dari berbagai masalah. Setiap netizen memiliki sifat dan persepsi yang berbeda-beda. Jadi sebaiknya buatlah konten-konten kreatif dan mendidik untuk meminimalisir tanggapan-tanggapan negatif.

Begitulah langkah-langkah dan hal apa saja yang bisa disampaikan sebagai bekal untuk menjadi seorang YouTuber. Jadilah YouTuber yang bermanfaat dan kreatif dengan membuat konten-konten menarik yang tidak melanggar kebijakan-kebijakan dari pihak manapun. Jangan mudah menyerah dalam mengembangkan channel, lakukanlah promosi ke berbagai media sosial lainnya agar channel Anda memiliki banyak pengunjung. Jangan dulu pesimis jika channel Anda memiliki sedikit subscriber, karena channel YouTube yang sukses pun pastinya mengalami tahap awal yang pahit. Teruslah berkarya dan jadilah YouTuber yang berkualitas.