Cara Cek Tagihan Listrik yang Sudah Dibayar dengan Mudah
05Aug

Cara Menghitung Tagihan Listrik 1300 Watt untuk Rencanakan Pengeluaran Rumah Tangga

Cara Menghitung Tagihan Listrik 1300 Watt patut kita ketahui. Apalagi Listrik merupakan hal yang sangat dibutuhkan untuk keberlangsungan hidup sehari-hari. Tanpa listrik, pekerjaan Anda pasti akan terganggu. Tagihan listrik biasanya mengalami naik turun setiap bulannya sesuai dengan penggunaan Anda dan keluarga di rumah.

Salah satu tanda suksesnya Anda dalam membangun rumah tangga adalah memiliki manajamen finansial yang baik. Manajemen finansial disini terbagi dalam beberapa pos pengeluaran, seperti cicilan rumah/kendaraan, pendidikan anak, makan, hingga tagihan listrik. Jika Anda tidak bisa mengatur pengeluaran dengan baik, maka Anda dikhawatirkan akan mengalami kerugian yang cukup besar sehingga harus berhutang kesana sini. Tentu Anda tidak ingin hal tersebut terjadi, bukan? Nah, buat Anda yang ingin membuat tagihan listrik Anda stabil setiap bulannya sesuai dengan budget, Anda perlu mengetahui cara menghitung tagihan listrik sesuai dengan daya listrik di rumah Anda.

Setiap rumah memiliki daya listrik yang berbeda-beda, ada yang 450 watt, 900 watt, hingga 1300 watt. Biasanya, setiap rumah memiliki MCB (Miniature Circuit Breaker) yang berfungsi untuk membatasi arus listrik dan pengaman dalam instalasi listrik. Jika total pemakaian listrik Anda melebihi batas daya listrik yang dimiliki rumah Anda, maka MCB akan secara otomatis memutus arus listrik dengan alasan keamanan.

Biasanya, kita juga mendengar istilah Kwh yang merupakan singkatan dari Kilo watt per hours yang artinya seribu watt per jam. Nantinya, pemakaian daya listrik di rumah diukur dalam satuan kwh. 1 kwh sama dengan 1000 w.

Menghitung besar pemakaian listrik
Untuk mengetahui berapa pemakaian listrik di rumah, Anda perlu mencatat apa saja peralatan di rumah yang menggunakan listrik. Sebut saja disini TV, lampu, setrika, mesin cuci, kulkas, dispenser, dan masih banyak lagi. Setelah itu, catat berapa besar daya listrik yang digunakan oleh alat tersebut. Misal, daya listrik yang dimiliki oleh mesin cuci adalah 250 watt, lampu 80 wat, dan sebagainya. Setiap peralatan listrik biasanya menunjukkan berapa besar daya listriknya di pembungkus/kemasan kardus pada saat kita membelinya. Terakhir, jumlahkan semua daya listrik yang digunakan.

Contoh:
Di rumah, Anda menggunakan 1 mesin cuci, 5 lampu, 1 tv, 1 dispenser, 1 rice cooker, pompa air, 1 setrika, 1 AC dan 1 kulkas. Penghitungannya adalah sebagai berikut:

Item Jumlah Watt
1 mesin cuci 250 Watt
5 lampu @ 80 watt = 5 x 80 watt 400 Watt
1 TV 80 Watt
1 dispenser 100 Watt
1 rice cooker 77 Watt
Pompa air 12 Ampere) 100 Watt
1 setrika 300 Watt
1 AC (12PK) 350 Watt
1 kulkas 120 Watt
Total 1777 Wat (1,7 kwh)

Jumlah watt di sini belum dikalikan dengan berapa lama pemakaian alat listrik tersebut. Misalnya, 1 AC dipakai selama 8 jam dalam sehari, berarti perhitungannya adalah

350 watt x 12 jam = 2800 watt dalam sehari

Setelah dikalikan dengan total jam, maka Anda juga harus mengalikannya selama sebulan (30 hari).
Misal, pemakaian AC dalam sehari adalah 2800 watt, maka dalam sebulan adalah:

2800 watt x 30 hari = 84.000 watt = 84 kwh

Perlu diketahui bahwa ini hanya 1 alat listrik saja, Anda masih perlu menjumlahkannya dengan peralatan listrik yang lain di rumah.

Menghitung besar tagihan listrik
Setelah kita mengetahui total pemakaian listrik, sekarang kita akan menghitung besarnya tagihan listrik. Cara menghitungnya adalah sebagai berikut:

Total pemakaian listrik x tarif per kwh

Jika Anda tidak mengetahui berapa tarif per kwh yang berlaku di wilayah Anda, Anda bisa melihat tagihan listrik bulan lalu yang tercantum pada resi atau bukti pembayaran tagihan. Setelah itu, Anda bisa menghitungnya dengan memakai rumus berikut:

Tarif per kwh = Biaya tagihan bulan lalu/Total pemakaian listrik

Contoh :
Biaya tagihan listrik Anda bulan lalu adalah Rp1.200.000 dengan daya listrik 1300 watt. Total pemakaian listrik bulan lalu adalah sebesar 854 kwh. Jadi, tarif per kwh nya adalah:

1.200.000/854= Rp1.405

Setelah mengetahui tarif listrik per kwh, maka Anda bisa menghitung besar tagihan listrik dengan mudah menggunakan rumus yang pertama.

Tips manajemen biaya tagihan listrik
Anda merasa biaya tagihan listrik bulanan Anda terlalu besar dan tidak sesuai dengan gaji Anda? Jika iya, maka Anda perlu melakukan 5 tips dibawah ini untuk manajemen biaya tagihan listrik yang dikeluarkan:

  1. Kurangi pemakaian alat elektronik yang memiliki daya listrik yang besar, seperti AC, kulkas, setrika, mesin cuci, dan microwave. Untuk mesin cuci, baiknya digunakan hanya saat baju kotor sudah penuh saja. Hal ini dikarenakan daya listrik yang digunakan sama besarnya, baik itu baju yang dicuci jumlahnya banyak ataupun sedikit.
  2. Pada saat membeli sebuah peralatan elektronik, Anda harus tahu berapa besar daya listrik yang digunakan. Setelah itu, pertimbangkan dengan batas kemampuan daya listrik yang dimiliki rumah Anda. Penggunaan alat elektronik yang kapasitasnya melebihi daya listrik rumah akan menimbulkan hubungan singkat (short circuit) yang menyebabkan pemutusan arus listrik secara tiba-tiba.
  3. Pilihlah jenis alat elektronik yang memiliki daya listrik sesuai dengan besarnya penghasilan Anda. Misal, jika Anda membutuhkan kulkas dengan daya yang lebih sedikit, maka carilah kulkas dengan jenis satu pintu. Kulkas satu pintu memiliki daya listrik lebih rendah, yaitu sekitar 50 – 80 watt. Sedangkan kulkas dua pintu memiliki daya listrik 100 – 120 watt yang biayanya relatif lebih tinggi.
  4. Matikan alat elektronik yang tidak terpakai. Dalam hal ini, Anda bisa mematikan lampu saat tidur, mencabut kabel charger hp Anda ketika sudah tidak digunakan, mematikan TV jika tidak ada yang menonton, mencabut rice cooker jika nasi sudah habis, dan sebagainya. Hal ini dapat menghemat biaya tagihan listrik dan membuat Anda terhindar dari pemborosan.
  5. Bayar tagihan listrik di awal bulan atau segera saat gaji Anda telah cair. Listrik merupakan komponen terpenting dalam kehidupan rumah tangga sehingga sangat tidak dianjurkan jika ditunda-tunda dalam pembayarannya. Percuma bukan, jika telah menghitung tagihan listrik untuk estimasi namun menunda-nunda membayar tagihan listrik?

Bagi Anda yang sibuk atau malas keluar rumah hanya untuk membayar tagihan listrik, Anda bisa menggunakan aplikasi GrabKios yang ada di playstore maupun iOS. Aplikasi GrabKios ini merupakan warung digital yang serba bisa. Tidak hanya tagihan listrik, Anda juga bisa membayar tagihan BPJS, telepon rumah, multifinance, dan PDAM. Anda bahkan bisa juga isi ulang pulsa, isi token listrik, dan menjual barang tertentu seperti sembako atau emas. Dengan begitu Anda bisa mencetak uang hanya dengan modal hp yang Anda genggam. Sangat menguntungkan, bukan?

Demikian tips manajemen tagihan listrik dan cara menghitungnya untuk rencanakan pengeluaran rumah tangga. Dengan mengetahui info ini, semoga Anda bisa mengatur biaya tagihan listrik sesuai budget dan menjadi lebih bijak lagi dalam menggunakan listrik. Anda juga tidak perlu merasa was-was atau khawatir lagi dengan biaya tagihan listrik bulan depan karena Anda sudah merencanakannya sebelumnya.