22Jul

Hukum Hutang Piutang dengan Rentenir dan Cara Menghadapinya

Anda pasti sudah familiar dengan yang namanya rentenir. Rentenir hanyalah nama kerennya, namun sejatinya adalah lintah darat yang merugikan Anda. Dengan iming-iming pinjaman tunai dalam dua jam bisa langsung cair, Anda akan diberikan sejumlah uang dalam waktu singkat namun memiliki bunga yang luar biasa tinggi.

Akhir-akhir ini kita sering melihat iklan brosur di jalanan, maupun iklan online yang lewat di sosial media Anda. Dengan hanya berbekal menyerahkan atau meng-upload KTP saja, Anda sudah bisa meminjam sejumlah uang yang dijanjikan. Sayangnya, masih banyak yang terjebak dengan iming-iming tersebut.

Mereka yang tergiur dengan tawaran lintah darat tersebut tidak tahu bahwa nantinya, mereka akan ditagih dalam jumlah yang berlipat kali ganda. Rentenir di awalnya tidak memberikan informasi secara pasti terkait bunga yang harus Anda bayar nantinya, dan celah itulah yang nantinya akan merepotkan Anda.

Tentu saja hal ini sangat merugikan bagi Anda, orang lain dan negara. Tetapi meskipun begitu, ternyata masih ada saja yang berminat dengan pinjaman dari rentenir ini. Entah karena memang sangat membutuhkan uang dalam waktu cepat, dan masih tidak paham atau tidak mau di susahkan dengan syarat perkreditan bank.

Pada artikel berikut ini, akan kami jelaskan beberapa fakta mengenai rentenir alias lintah darat, dan juga bagaimana cara menghadapi rentenir apabila Anda dihadang oleh mereka. Bagi Anda yang sedang meminjam uang di rentenir, ada baiknya Anda untuk membaca baik-baik ulasan kami berikut ini.

Rentenir Merugikan Negara

Rentenir ini secara tidak langsung telah merugikan negara. Kenapa negara bisa dirugikan? Mengutip dari pernyataan Bank Indonesia, sebenarnya skema pemberian pinjaman sistem rentenir itu sangat merugikan negara karena bersifat kapitalis.

Para pemodal alias rentenir tersebut akan berkuasa untuk menindas rakyat kecil. Masyarakat biasanya juga cenderung terhalang untuk mendapatkan akses bank secara langsung akibat pendekatan intensif dari rentenir ke masyarakat langsung.

Jika Anda amati, maka biasanya hanya orang yang kepepet yang menggadaikan aset atau surat berharganya ke rentenir. Meskipun begitu, sebenarnya jika masyarakat paham, maka pegadaian akan jauh lebih baik dari pada harus menggadaikan surat berharga di perusahaan dadakan ini.

Soal rentenir ini, sebaiknya masyarakat harus selalu berhati-hati dan berfikir rasional dan jangan terkecoh maupun terburu-buru untuk mengambil pinjaman dari para rentenir.

Bisakah Melaporkan Lintah Darat ke Pihak Berwajib?

Masalah hutang piutang memang sering menimbulkan sengketa antara si peminjam dan pihak yang memberikan pinjaman. Hal ini sudah sangat sering terjadi di kalangan masyarakat. Ketika si peminjam terlilit kasus dengan rentenir, kemudian dia dituntut karena tidak bisa melunasi utang, dan si peminjam ingin menuntut balik, apakah bisa?

Atau kasus lainnya seperti, melaporkan rentenir yang memberikan bunga terlalu tinggi ke kepolisian? Mengingat banyak kasus bahwa tidak ada transparansi perjanjian ketika di awal untuk perhitungan bunga dan denda.

Anda perlu tahu bahwa tidak ada payung hukum yang mengatur tentang praktik rentenir maupun suku bunga untuk perjanjian pinjam-meminjam. Karena hukum akan menganggap bahwa ini adalah perjanjian yang telah disepakati bersama antara si peminjam dan pemilik modal. Dan tidak ada satu pasal pun yang mengatakan bahwa praktik rentenir itu ilegal.

Namun lain halnya jika lintah darat tersebut sudah melebihi batas dengan melakukan tindakan-tindakan kekerasan terhadap si peminjam. Jika sampai rentenir melakukan tindak kekerasan maka ada hukum yang bisa melindungi Anda, yaitu KUHP pasal 335 ayat 1 tentang perbuatan tak menyenangkan.

Bunga hutang tinggi yang diberikan oleh rentenir tentu akan membuat si penghutang kesulitan. Sudah bekerja mati-matian untuk melunasi hutang, tapi uang tersebut hanya cukup membayar bunganya saja, belum termasuk hutang pokoknya. Stop meminjam uang, apalagi kepada rentenir yang memberikan bunga pinjaman yang sangat tinggi.

Cara Menghadapi Rentenir

  • Hitung Nominal yang Harus Dibayar Secara Detail

Cara Menghadapi Rentenir Ketika rentenir datang menagih hutang, terima mereka dengan baik-baik. Mengingat hutang Anda sudah berjalan cukup lama, maka hitung kembali hutang dan bunga yang harus dibayar secara bersama-sama dengan si rentenir.

Dengan mengetahui nominal yang harus Anda bayar, maka Anda tidak akan diminta untuk melunasi nominal yang lebih tinggi dari yang harus dibayarkan. Apabila ada perbedaan perhitungan sesuai dengan kesepakatan semula, Anda berhak untuk protes.

Itulah sebabnya jika berhutang pada rentenir sebaiknya Anda membuat perjanjian hitam di atas putih agar pihak yang memberi hutang tidak bisa membuat ketentuan baru yang merugikan Anda.

  • Meminta Penghapusan Bunga

Bagian terberat dari pengembalian hutang adalah melunasi bunganya yang tinggi. Bunga tersebut akan bertambah setiap harinya jika Anda tidak kunjung melunasi hutang. Uang yang Anda kumpulkan hanya bisa membayar bunganya saja, tidak termasuk hutang pokok.

Cara menghadapi rentenir yang menagih hutang adalah memohon penghapusan bunga. Jika si rentenir berbaik hati, maka Anda akan diminta untuk segera melunasi hutang pokok saja. Paling tidak, Anda bisa meminta keringanan atau potongan bunga agar beban yang dirasakan tidak terlalu berat.

  • Negosiasi Batas Waktu Pelunasan

Meskipun terdengar klasik, negosiasi adalah salah satu cara menghadapi rentenir yang banyak digunakan oleh orang-orang yang berhutang. Jika sebelumnya Anda tidak pernah meminta batas waktu pelunasan hutang, mungkin saatnya untuk meminta perpanjangan waktu kepada rentenir.

Tentukan batas waktu pelunasan hutang yang sesuai dengan kemampuan Anda, tapi jangan terlalu lama agar tidak memancing emosi si rentenir. Selanjutnya, serahkan keputusan kepada rentenir untuk memberi bunga selama tenggat waktu pelunasan atau menghentikan bunganya sampai Anda melunasi hutang.

  • Minta Pendampingan pada Orang yang Mengerti Kasus Hutang Piutang

Sebagai orang awam yang tidak mengerti cara menghadapi rentenir, sebaiknya Anda meminta bantuan orang yang memahami kasus hutang piutang. Kebiasaan buruk rentenir dalam menagih hutang adalah memaksa, menyita barang-barang orang yang berhutang, sampai menggunakan ancaman.

Dengan meminta pendampingan orang yang mengerti seputar kasus hukum utang, Anda tidak perlu takut menghadapi rentenir. Setidaknya, Anda mengerti bahwa rentenir tidak bisa mengancam atau mengambil barang begitu saja di luar kesepakatan yang pernah dibuat.

Bebas dari Hutang dengan Menjadi Mitra GrabKios 

Demikianlah artikel mengenai fakta-fakta yang harus Anda ketahui mengenai rentenir, bahayanya rentenir dan cara menghadapi rentenir. Pada dasarnya berhutang adalah bukan solusi yang terbaik, apalagi jika Anda berhutang pada orang yang salah. Jika Anda memang benar-benar kepepet, kami sarankan untuk menggadaikan barang atau kredit di bank saja.

Namun meskipun begitu, hal yang terbaik adalah dengan tidak berhutang. Anda tidak mau kan dikejar-kejar rentenir terus untuk melakukan pembayaran? Oleh karena itu, Anda harus bekerja dengan baik agar terbebas dari masalah finansial.

Salah satu solusi terbaik agar Anda lepas dari permasalahan finansial adalah dengan bergabung bersama GrabKios. GrabKios adalah sebuah marketplace yang sedang berkembang pesat untuk membantu Anda mendapatkan penghasilan tambahan yang cukup banyak. Caranya sangat mudah, yaitu hanya menjadi agen GrabKios saja.

Dengan menjadi agen GrabKios, Anda bisa melakukan beragam hal bisnis. Tentunya, apabila Anda berkembang dengan baik di GrabKios, GrabKios akan memberikan Anda banyak sekali promo dan hadiah-hadiah menarik. Mari bergabung menjadi mitra GrabKios dan rasakan sendiri manfaatnya!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *