24Sep

Cara Mengatasi Agar Tidak Terkena Penalti Pelunasan Kredit

Salah satu solusi yang dilakukan untuk mengatasi masalah finansial adalah melakukan peminjaman kredit. Tidak hanya itu sistem kredit juga diberlakukan dalam melakukan pembelian barang-barang tertentu. Dalam hal ini jika pembayaran kredit mengalami masalah atau tidak melaksanakan perjanjian yang telah disepakati maka akan terkena sanksi berupa biaya pinalti. Oleh karena itu sebelum melakukan pengajuan pinjaman kredit terdapat beberapa hal yang perlu diperhatikan diantaranya yaitu sebagai berikut ini. 

Hal Yang Harus Diperhatikan Sebelum Mengajukan Pinjaman Kredit

Perlu diketahui bahwa pinjaman kredit memiliki berbagai macam jenis yang disediakan oleh penyedia layanan keuangan. Pastikan untuk dapat memilih jenis pinjaman yang sesuai dengan kebutuhan. Misalkan saja ingin membangun rumah maka dapat memilih layanan kredit pemilikan rumah atau KPR. 

Selain itu pilih juga penyedia layanan yang memberikan keuntungan lebih optimal dalam menawarkan pinjamannya. Jangan sampai salah memilih jenis pinjaman dan menyediakan jasa layanan pinjamannya. Karena hal tersebut tentu akan memberatkan untuk biaya pelunasan kedepannya. 

Jika ingin meminjam sejumlah dana tertentu pastikan juga sesuai dengan penghasilan yang diperoleh. Tidak hanya itu terdapat hal lain yang juga harus dipahami dalam melakukan pengajuan pinjaman kredit. Hal tersebut terkait dengan proses dari pengajuan pinjaman seperti syarat dan ketentuan dari bank terkait. 

Selain itu juga biaya yang mungkin muncul dalam pengajuan pinjaman kredit. Pahami juga prosedur pengajuan pinjaman kredit agar dapat diterima sehingga pihak bank memberikan layanan pinjaman dana tersebut. Dengan demikian pengajuan pinjaman dana akan dapat diproses dengan cepat dan lebih mudah dalam proses pencairannya. 

Tips Dalam Melunasi Pinjaman Kredit Dengan Lancar Dan Mudah

Jika sudah melakukan pinjaman kredit maka kewajiban yang harus dilakukan tentu dengan melunasinya. Proses pelunasan pinjaman kredit akan dapat lebih mudah untuk dilakukan yaitu dengan langkah-langkah sebagai berikut. 

  • Jangan Memilih Pinjaman Jangka Panjang

Hal yang harus diperhatikan dari awal adalah jangan memilih pinjaman jangka panjang dalam hal ini pinjaman jangka pendek memang memberi jumlah cicilan yang tinggi hal tersebut dikarenakan jenis bunga yang ditetapkan adalah bunga flat atau tidak berubah meskipun cicilan yang dibayarkan cukup besar. 

Akan tetapi keuntungan yang diperoleh dalam hal ini adalah nilai suku bunga yang tetap stabil setiap bulannya. Sebaliknya jika melakukan pinjaman jangka panjang jumlah cicilan yang dibayarkan setiap bulannya memang ringan. 

Akan tetapi jenis suku bunga yang dibebankan kepada nasabah adalah jenis suku bunga efektif. Dalam hal ini jika nasabah beralih pinjaman jangka panjang maka suku bunga yang harus dibayarkan akan lebih besar. 

Oleh karena itu lebih baik memilih pinjaman jangka pendek dimana akan berat di awal namun pelunasan akan dilakukan dengan lebih cepat. Sebaliknya jika memilih pinjaman kredit jangka panjang maka jumlah pelunasan yang dibayarkan akan lebih besar serta waktunya juga akan lebih lama untuk dicapai. 

  • Menghindari Penggunaan Kartu Kredit

Tips lainnya dalam melakukan pelunasan kredit adalah sebaiknya tidak menggunakan kartu kredit dalam melakukan pinjaman. Perlu diketahui bahwa jika menggunakan kartu kredit dalam hal ini maka sama saja dengan gali lubang tutup lubang. 

Hal tersebut dikarenakan tagihan nantinya akan dibebankan pada kartu kredit yang digunakan. Pembayaran menggunakan kartu kredit sebenarnya membuat nasabah tidak terbebas dari beban pinjaman. Akan tetapi hal tersebut malah membuat celah pinjaman lain yang harus dilunasi. Selain itu pinjaman kartu kredit juga memiliki pelunasan yang lebih mahal karena suku bunga yang ditetapkan relatif tinggi. 

  • Pertimbangkan Sebelum Menjual Aset Investasi

Apabila terjadi masalah atau kesulitan dalam melakukan pembayaran pelunasan pinjaman kredit. Dan ingin berniat untuk menggunakan aset investasi untuk mengatasi masalah tersebut maka hal ini perlu dipertimbangkan dengan lebih matang. Akan lebih bijak jika tidak menggunakan cara tersebut untuk melunasi hutang pinjaman kredit. 

Dalam hal ini investasi memiliki peranan yang cukup penting untuk masa depan karena merupakan produk jangka panjang. Sebaliknya pinjaman pribadi sendiri tergolong jangka pendek. 

Oleh karena itu apabila investasi jangka panjang digunakan untuk menutupi investasi jangka pendek. Maka tidak akan ada timbal balik-balik yang sesuai untuk diperoleh dari investasi jangka panjang karena penggunaannya yang tidak efektif. 

  • Hindari Mengambil Top Up

Pihak penyedia jasa pinjaman biasanya akan memberi layanan top up bagi nasabahnya yang kesulitan dalam pelunasan pinjaman jangka pendek. Adapun cara kerja dari layanan ini adalah melunasi pinjaman lama melalui pengambilan pinjaman baru yang lebih besar. Berdasarkan hal tersebut nasabah bisa mendapatkan uang lebih sekaligus dapat menutup hutang. 

Namun tetap saja nasabah tersebut harus melakukan cicilan kembali dari awal dan juga dengan perjanjian baru. Berdasarkan hal tersebut cara ini tentu tidak menyelesaikan masalah akan tetapi sebaliknya memperbesar masalah. Karena semakin menambah nilai hutang lebih besar bukan malah menutupnya. 

  • Jangan Bersikap Terlalu Cepat 

Pada saat melakukan pengajuan pinjaman terdapat ketentuan-ketentuan yang harus dipatuhi oleh nasabah. Salah satunya adalah melunasi sesuai dengan waktu yang dipilih atau ditentukan. Dalam hal ini jika terdapat uang yang cukup banyak maka jangan terburu-buru untuk segera melunasinya. 

Jika nasabah tetap ingin melakukan pelunasan dipercepat pada pinjaman pribadi. Maka terdapat dua jenis biaya tambahan yang harus dibayarkan. Kedua biaya tambahan tersebut adalah biaya administrasi dan biaya penalti. Adapun besar biaya yang harus dibayarkan tersebut biasanya sebesar 5%.

Mempermudah Pembayaran Pinjaman Kredit Dengan Bergabung Bersama GrabKios

Selain langkah-langkah diatas untuk dapat mempermudah proses pelunasan pinjaman kredit. Terdapat cara lain yang dapat dilakukan dalam hal ini yaitu dengan mencari keuntungan melalui bergabung bersama GrabKios. Kudu sendiri merupakan suatu aplikasi yang dapat memberikan keuntungan bagi Anda. 

Hal tersebut dikarenakan aplikasi ini membuka lapangan pekerjaan bagi siapa saja yang ingin membangun bisnis online. Dengan bergabung bersama GrabKios Anda akan dapat memulai bisnis bahkan dengan modal kecil sekalipun. Seperti yang diketahui bahwa masyarakat pada masa kini telah beralih untuk membeli barang-barang kebutuhan secara online. 

Kondisi tersebut tentu memberikan uang cukup besar untuk memperoleh keuntungan sehingga dapat digunakan dalam melunasi pinjaman kredit. Tidak hanya itu menjadi pebisnis online melalui GrabKios juga dapat dilakukan secara fleksibel kapan saja dan dimana saja. 

Anda dapat menjalankan bisnis online ini dengan mudah. Cara untuk menjadi agen GrabKios juga sangat mudah dan cepat yaitu dengan mengunduh aplikasinya. Setelah itu lanjutkan dengan langsung melakukan pendaftaran sesuai dengan prosedur yang diarahkan. 

Adapun keuntungan yang dapat diperoleh melalui aplikasi ini sangat bermacam-macam. Mulai dari komisi setelah melakukan penjualan produk hingga promo menarik yang diberikan setiap bulannya. 

Nah, jika Anda tertarik untuk menjadi salah satu agen GrabKios maka segera install aplikasinya sekarang juga. Dapatkan keuntungan dengan menjalankan bisnis online melalui GrabKios untuk memperlancar pelunasan pinjaman kredit Anda.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *